Tampilkan postingan dengan label emakblogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label emakblogger. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 November 2017

So Good CERDIK, Anak Cerdik, Ibu Pun Ikut Kreatif!

Aplikasi So Good CERDIK

Anda suka dongeng atau malah sering membacakan dongeng?

Darryl, putra saya sekarang sudah kelas 3 SD. Sejak belum sekolah ia sudah terbiasa dengan yang namanya dongeng. Dulu ketika ia masih rajin minum susu formula, banyak sekali koleksi buku dongeng yang ia miliki. Bagaimana tidak kalau setiap beli satu kotak susu, ada hadiahnya buku dongeng. Kalau 1 minggu 1 kotak, bisa dipastikan ada 4 buku dongeng yang bisa dikoleksinya dalam sebulan. Judulnya pun bermacam-macam. Ada Timun Emas, Kisah Si Malin Kundang, Hikayat Rawa Pening, dan masih banyak lagi judul menarik lainnya. Berhubung saat itu Darryl belum sekolah dan belum bisa membaca, maka tugas utama saya adalah membacakan kisah-kisah dongeng itu setiap kali ada koleksi buku dongeng baru.

Darryl dengan aplikasi So Good CERDIK

Selain rajin minum susu, Darryl kala itu juga hobby makan es cream. Dulu ada salah satu produsen es cream yang juga memberikan hadiah CD cerita, setiap kali membeli 5 bungkus es cream. Saat saya berbelanja di minimarket, Darryl saya tak pernah melewatkan yang namanya freezer es cream. Ketika saya sibuk mengambil barang belanjaan, tangan mungil Darryl pun tak kalah sibuknya dengan saya. Bedanya saya mengambil barang kebutuhan rumah tangga. Sedangkan Darryl sibuk memilih es cream kesukaannya. Tak tanggung-tanggung, bukan hanya 5 bungkus tapi kadang hingga 2 kali lipatnya dengan harapan dapat hadiah CD cerita yang lebih banyak. Begitu sampai rumah, ia akan buru-buru minta disetelkan CD itu di laptop. Dan kalau sudah di depan laptop begitu, Darryl saya akan menjadi anak super manis di mata saya. Ia bisa betah menikmati jalan cerita sembari menikmati es creamnya. Sementara saya bisa leluasa melakukan pekerjaan harian saya (memasak, mencuci dan beberes rumah). Saking seringnya diputar, sampai-sampai bungsu saya itu hafal dialog perdialog yang disajikan dari CD cerita tersebut. Hingga akhirnya pernah saya iseng mendokumentasikan dalam bentuk video dan saya upload di Youtube ini.

Predikat Anak Rajin Sekolah

Sampai sekarang saya masih sesekali membuka video youtube Darryl yang tengah story telling. Lucu juga ternyata melihat anak seusia Darryl bercerita dengan runtut tentang kisah yang berulang-ulang dia lihat dan dengar di laptop. Terus terang kehadiran teknologi digital berupa CD cerita itu benar-benar membantu tugas harian saya kala itu. Saya tak perlu lagi membacakan cerita untuk Darryl karena ia bisa mendengarkan sendiri cerita yang diputar dari laptop. Seiring berjalannya waktu, Darryl pun mulai masuk TK dan diluar perkiraan saya, Darryl termasuk cepat dalam hal membaca. Saya tak begitu susah mengajarinya membaca. Tahu-tahu dia sudah lancar saja membacanya, bahkan di kala dia masih di TK A. Setiap hari ada saja buku cerita yang ia pinjam dari perpustakaan sekolah. Gurunya bilang, Darryl termasuk anak paling rajin meminjam buku di perpustakaan. Hingga akhirnya ketika lulus TK, gelar "Anak Rajin Sekolah" pun ia raih.

Menemani Darryl bermain So Good CERDIK

Menginjak bangku SD, hobby membaca Darryl tak juga berkurang. Bahkan tak hanya buku cerita, kali ini buku-buku bertema science pun juga dibacanya. Ketika berada di mall yang kebetulan ada counter bukunya, pasti ada saja buku yang dibelinya. Karena temanya science, maka ada saja hal yang terkadang ia kurang faham. Biasanya ia akan bertanya kepada saya tentang apa yang kurang dimengertinya. Sebagai ibu saya akan menjelaskan semampu saya. Tapi dasarnya anak seumuran Darryl ini rasa ingin tahunya sangat tinggi, sementara kemampuan saya menjelaskan secara mudah agar dimengerti anak juga terbatas, terkadang saya suruh ia untuk membuka gadget. Saya ijinkan ia googling sampai benar-benar paham apa yang belum ia mengerti. Jadi, tak heran jika anak saya itu sudah piawai untuk seaching dengan gadget.

Menjelaskan apa yang Darryl kurang paham

Ya, saya memang tak serta merta melarang Darryl menggunakan gadget. Bahkan di hari libur pun saya bebaskan untuk bermain games dengan gadget. Tentu saja semua tetap dalam pengawasan saya. Saya harus tahu games yang ia mainkan. Saya juga harus tahu, channel apa saja yang biasa ia setel di youtube. Biasanya sih ia suka tema-tema science gitu, misalnya kenapa air soda dalam botol kalau dikocok akan menyembur busanya. Atau bagaimana membuat aneka makanan dengan plastisin. Kalaupun channel cerita, ia sukanya Upin-Ipin versi Disney Channel. Jadi sampai sejauh ini tak ada yang perlu saya khawatirkan dengan kegemaran Darryl bermain gadget.

Kedekatan saya dengan Darryl

Bagaimana pun juga di era teknologi sekarang ini, kita memang tak bisa dilepaskan dari gadget. Gadget sudah menjadi kebutuhan dan gaya hidup manusia jaman now. Lantas bagaimana dengan kids jaman now? Ya seperti saya bilang tadi, sepanjang itu untuk menambah wawasan sih okey-okey saja anak megang gadget. Tapi yang pasti jangan sampai kecanduan. Mereka juga masih anak-anak. Kontrol orang tua masih sangat dibutuhkan dalam hal ini. Karena bagaimana pun juga, sekarang ini segala sesuatu seringkali dikoneksikan dengan gadget, dengan internet. Bahkan untuk mengerjakan soal ulangan atau tugas-tugas sekolah pun, kids jaman now juga harus terbiasa menggunakan komputer atau laptop. Tidak seperti saya dulu, emak-emak jaman old kalau mau mengerjakan ulangan atau tugas sekolah ya harus tulis tangan. Belajar juga harus teks book. Tidak bisa googling dari internet.

Permainan Kids Jaman Now

Ya eranya memang sudah berubah. Sekarang eranya sudah digital. Tak harus dari komputer atau laptop, dari hape yang kita pegang pun sepanjang ada koneksi internetnya, informasi apa saja bisa dengan mudah kita peroleh. Tinggal klik-klik, beres deh!

Begitulah teknologi, pun yang sekarang tengah dilakukan oleh PT. So Good Food, salah satu brand makanan ternama di Indonesia yang produknya tak asing lagi (bakso, nugget, stick, seafood, shaped nugget, whole muscle, sausege). Belakangan ini PT. So Good Food mengeluarkan gebrakan baru dalam kaitannya dengan teknologi digital ini yaitu berupa buku cerita (dongeng) digital augmented reality (AR) yang diberi nama So Good CERDIK. Buku dongeng ini memiliki karakter-karakter utama yang juga berperan sebagai story teller. Adanya buku dongeng digital ini diharapkan selain sebagai alternatif permainan yang mendidik sekaligus juga hiburan bagi anak atau pun keluarga.

Apa sih augmented reality (AR) itu? Augmented reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan atau pun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata agar terintegrasi dan berjalan secara interaktif dalam dunia nyata. Wah, panjang banget ya definisinya? Mungkin akan lebih mudah kalau saya kasih contoh. Anda masih ingat Game Pokemon GO, yang dulu begitu digandrungi seantero dunia? Nah, itu salah satu contoh game yang menggunakan teknologi AR. Bukan hanya orang dewasa bahkan anak-anak seusia Darryl tahun lalu juga ikutan ngejar-ngejar Pokemon tuh! Teknologi semacam itulah yang juga ada dalam So Good CERDIK.
Produk So Good kemasan 400gr bertanda khusus 

Lho koq CERDIK? Iyalah, kan artinya Cerdas, Digital dan Interaktif, disingkat menjadi CERDIK! Bagaimana cara mengoperasikan buku cerita ini. Gampang! Tinggal beli produk So Good kemasan 400gr yang bertanda khusus, yang didalamnya nanti ada hadiahnya frame beserta kartu digital story AR. Ada 3 judul cerita berseri yang bisa dikoleksi setiap membeli produk So Good yaitu cerita Lala dan Sing Sing, Umbo Larage, serta Chika dan Chiko. Kartu-kartu inilah yang nantikan akan kita scan dengan hape kita untuk memulai bercerita. Iya, "kartu" inilah yang nantinya akan bercerita sendiri. Jadi bagi yang belum bisa membaca pun, tak perlu khawatir. Kan bukunya sudah bercerita sendiri! Eits... Tapi jangan lupa, sebelumnya kita harus menginstal dulu aplikasi So Good CERDIK yang ada playstore. Jangan khawatir, aplikasinya free koq alias gratis. Kalau sudah terinstal baru deh kita bisa scan kartunya dan ikuti perintah di dalamnya. Tinggal klik-klik doang koq. Sangat mudah sekali.

Koleksi frame beserta kartu digital story AR milik Darryl

Darryl saya begitu menikmati cerita-cerita yang disajikan di So Good CERDIK ini. Kisah yang paling disukai adalah Lala dan Sing Sing. Lucu katanya karena ada tokoh Sing Sing yang bisa berputar-putar dan berubah-ubah, menjadi payung, perahu bahkan bisa mengecilkan tubuhnya yang bulat. Kalau saya sih suka cerita Chika dan Chiko karena Chika kan seorang chef cilik dan saya sangat ngefans dengan seseorang yang berprofesi sebagai chef hehehe.





Oh iya, selain cerita di dalam aplikasi ini ada bermacam-macam resep lho yang sangat berguna bagi emak-emak seperti saya ini. Banyak kumpulan resep-resep sederhana dari olahan berbagai produk So Good. Buat saya ini sangat membantu untuk menyiapkan bekal sekolah bagi Darryl. Saya bisa memodifikasi resep-resep yang ada dan terkadang saya sesuaikan dengan stok bahan yang ada di kulkas. Praktis dan pastinya higienis. Kebetulan Darryl ini tak suka jajan di sekolah. Ia lebih memilih membawa bekal dari rumah. Otomatis saya harus selalu menyediakan bekalnya setiap hari dan pastinya harus bervariasi agar Darryl tak bosan. Dan menjadi emak-emak jaman now memang harus cerdik dan kreatif!

Buat anak-anak seusia Darryl, cerita-cerita yang disajikan dengan metode AR oleh So Good CERDIK ini sangatlah menarik. Karena benar-benar terasa seperti riil akibat efek 3 dimensinya itu. Selain tampak nyata juga banyak sekali pesan moral dari setiap karakter yang disajikan dalam setiap kisahnya. Bagaimana perlunya bekerja sama, pentingnya rasa setia kawan, tolong-menolong antar sesama dan juga memunculkan daya kreatifitas anak. Hal ini sangat perlu untuk membentuk karakter anak itu sendiri. Sementara buat emak-emak seperti saya ini, sangat terbantukan dengan metode bercerita seperti AR ini. Saya tidak perlu susah-susah untuk memberikan contoh bagaimana agar menjadi anak yang suka menolong, setia kawan dan pandai berkreasi karena buku cerita di So Good CERDIK ini kan sudah bisa bercerita sendiri. Saya cukup mendampinginya dan membantu menjelaskan apa-apa yang sekiranya dia tak paham. Dengan begitu Darryl akan merasa bahwa saya, ibunya ini akan selalu berada di dekatnya. Selain itu, seperti yang saya bilang tadi, saya bisa mencontek resep-resep yang ada di dalam aplikasi ini. Berkreasi dengan resep-resep yang ada, sesuka saya.
Roti goreng isi nugget dan keju ala emaknya Darryl

Pengin bukti? Ini nih, kalau Chika bikin sandwich saya bikin roti goreng isi nugget dan keju. Caranya gampang, roti tawar diisi keju slice dan nugget stick yang sudah digoreng, bungkus dan gulirkan di kocokan telur, baluri tepung roti, goreng sebentar, jadi deh! Enak lho! Cerdik dan kreatif kan saya! Emak-emak jaman now hahaha. Pokoknya tak rugi deh, untuk instal aplikasi So Good CERDIK ini. Karena itu buruan ke toko atau supermarket terdekat anda dan belilah produk So Good kemasan 400gr bertanda khusus ini dan nikmati keseruan bercerita secara AR. Dijamin asyik deh! So Good CERDIK ini tak hanya membuat anak cerdik, tapi emak-emak seperti saya pun ikut kreatif hehehe.

#SOGOODCERDIK
#KEBxSOGOOD 

Rabu, 18 Januari 2017

Mie Ceker Pedas Bakmi Mewah, Mengobati Kerinduan Pada Masakan Ibu


Berkreasi dengan Bakmi Mewah, siapa takut? Setidaknya ini adalah postingan ketiga saya yang saya tuangkan ke dalam blog tentang kreasi Bakmi Mewah. Bagi saya ini seperti tantangan tersendiri. Apalagi belakangan ini saya memang sedang enjoy banget menikmati hobby baru saya di bidang masak-memasak. Rasanya ada kepuasan tiada tara jika hasil masakan saya disukai tak hanya oleh keluarga saya, tetapi juga teman-teman saya.

Terus Kenapa Mesti Bakmi Mewah?

Buat saya Bakmi Mewah ini lain daripada mie instan pada umumnya. Bentuk mienya pipih dan tidak mudah putus. Teksturnya yang lembut, kenyal, halus dan licin dengan aroma yang mewah benar-benar menggugah selera. Jadi kita tak perlu khawatir akan merasa seret di kerongkongan setelah kita menyantapnya. Karena mie ini aslinya sudah enak, jadi tak perlu tambahan bahan macam-macam pun, disajikan begitu saja seperti dalam saran penyajian di kemasannya, Bakmi Mewah sudah lezat koq. Apalagi memang sudah dilengkapi dengan potongan daging ayam dan jamur berbumbu, benar-benar mewah deh! Bukan hanya tampilan di kemasannya, tapi memang benar-benar asli daging ayam dan jamurnya. Juicy di mulut pula rasanya.

Bakmi Mewah ini bisa dikatakan pelopor topping ayam dan jamur asli pertama di Indonesia lho! Apa yang ditampilkan dalam kemasan, ya seperti itulah adanya. Istimewa pokoknya. Memasaknya pun sangat mudah. Cukup di masak sekitar 3 menit, dan tambahkan potongan daging ayam dan jamurnya, Bakmi Mewah ala restoran mewah sudah siap santap. Gampang dan praktis kan? 

Tanpa tambahan telur seperti itu pun, sudah mewah koq rasanya
Bakmi Mewah ini selain murah harganya, tak lebih dari 8 ribu rupiah perbungkus, juga jelas komposisi dan nilai gizinya. Bakmi Mewah juga tidak mengandung bahan pengawet dan MSG. Sudah gitu ada label halalnya pula. Jadi benar-benar aman untuk dikonsumsi keluarga.

Komposisi dan nilai gizinya jelas!

Halal ya!
Murah harganya, eye catching kemasannya
Dari segi kemasan pun berbeda dengan mie instan pada umumnya. Kemasan Bakmi Mewah benar-benar wah dan mewah. Warna hitam pada kemasannya sungguh eye catching saat dipajang di rak-rak supermarket atau swalayan. Kalau biasanya mie instan hanya dikemas plastik biasa sehingga mudah bocor dan robek, kalau Bahmi Mewah kemasannya terdiri dari 3 lapis. Lapisan pertama berupa plastik seperti mie instan umumnya, kemudian kardus/karton berwarna hitam dengan tulisan Bakmi Mewah berwarna kuning keemasan. Lapisan selanjutnya plastik tipis untuk wrapping kardusnya. Jelas sekali bahwa PT. MAYORA INDAH TBK, sebagai produsen Bakmi Mewah ini memperhatikan betul segi penampilan dan keamanan barang produksinya.

Kemasannya sampai lapis tiga, aman tidak mudah bocor
Nah, beberapa hari lalu ceritanya saya video call-an dengan ibu saya yang di Jogja sana. Ngobrol ngalor-ngidul ujung-ujungnya lari ke makanan. Ya, namanya juga emak-emak. Obrolannya kan juga seputar dapur. Kebetulan waktu itu saya belum sempat makan. "Masak apa hari ini, Buk?", iseng saya tanya ke ibu. "Gak masak, tadi cuma bikinin Bapakmu mie ceker pedes aja." Wow... Mie ceker pedes buatan ibu saya kan juara! Apalagi kalau di makan panas-panas gitu. Wuihhh... Dijamin langsung meleleh deh keringat hahaha.

video call-an dengan ibu di Jogja

Dan ibu saya memang begitu, masak mie ceker bilang gak masak. Buat ibu saya mungkin gak dianggap masak karena bikin mie ceker sangatlah simpel. Gak makan waktu lama dan gak ribet. Terus-terang obrolan tentang mie ceker dengan ibu saya kala itu terngiang-ngiang terus di benak saya. Rindu saya untuk dimasakkan mie ceker oleh ibu. Tapi sayang, jarak antara Jogja-Bontang menghalangi kami. Andai saja....aaa..*nyanyi deh hehehe

Kebetulan beberapa hari lalu saya dapat kiriman 2 bungkus Bakmi Mewah dari KEB. Akhirnya, demi mengobati rasa rindu pada masakan ibu, saya pun mencoba membuat mie ceker pedas, tentunya dengan Bakmi Mewah kiriman itu. Kira-kira apa saja bahan yang diperlukan? Ini dia...

Mie Ceker Pedas Bakmi Mewah

Mie Ceker Pedas Bakmi Mewah

Bahan yang diperlukan :

  • sebungkus Bakmi Mewah
  • 4 buah ceker ayam
  • 3 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 5 biji cabe merah keriting (boleh lebih jika suka pedas)
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai yang dimemarkan
  • minyak goreng untuk menumis
  • gula dan garam secukupnya
  • air secukupnya

Bahan Mie Ceker Pedas

Cara membuat :

  • Rebus ceker hingga lunak (kalau saya pakai presto). Angkat, sisihkan.
  • Rebus mie dengan daun bawang kering (ada di kemasan) kurang lebih selama 2 menit. Angkat dan tiriskan. Tuang ke mangkok saji, sisihkan.
  • Tumis bawang putih, bawang merah dan cabe yang telah dihaluskan, daun jeruk, batang sereh hingga harum. Masukkan ceker rebus, daging ayam potong, saos sambal, minyak dan kecap (yang ada di kemasan). Tambahkan air secukupnya. Tambah gula dan garam secukupnya.
  • Aduk ceker dan bumbu hingga tercampur rata. Biarkan kuah sedikit mengental dan bumbu meresap. Jangan lupa koreksi rasa. Angkat dan tuang di atas mie. Sajikan.

Pedas-pedas yummy... Mienya itu lho, licin dan tak mudah putus

Mie ceker pedas Bakmi Mewah pun siap disantap. Bagaimana, mudahkan! Semangkok mie ceker pedas Bakmi Mewah ini sudah cukup mengobati rasa rindu saya pada masakan ibu.

Ini Instagram saya ya, yang mau follow boleh koq hehehe

Selain mie ceker pedas, saya juga mencoba mengkreasikan Bakmi Mewah menjadi menu lain yaitu Chicken Blackpepper in the Noodle Bowl atau Ayam Lada Hitam dalam Mie Mangkok.

Chicken Blackpepper in the Noodle Bowl

Chicken Blackpepper in the Noodle Bowl

Bahan-bahan yang diperlukan :

  • sebungkus Bakmi Mewah
  • 1/4 buah bawang bombai, potong kasar
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 biji cabe merah besar/paprika, potong kasar
  • 1/4 sdt lada hitam bubuk
  • minyak goreng secukupnya
  • gula dan garam secukupnya
  • air secukupnya

Cara membuat :

  • Rebus mie selama 2 menit. Angkat dan tiriskan.
  • Taruh mie pada saringan kawat yang berbentuk cekung, goreng mie dalam minyak yang cukup panas hingga kuning kecoklatan. Angkat dan susun mie yang telah menyerupai mangkok (akibat proses penggorengan) ke piring saji. Sisihkan.
  • Tumis bawang putih, bawang bombai dan cabe/paprika hingga harum.
  • Masukkan daging ayam potong, saos sambal, minyak dan kecap (yang ada di kemasan). Tambahkan air secukupnya. Tambah gula, garam, dan lada bubuk secukupnya.
  • Aduk daging ayam potong dan bumbu hingga tercampur rata. Biarkan kuah sedikit mengental dan bumbu meresap. Jangan lupa koreksi rasa. Angkat dan tuang di atas mie. Sajikan.

Chicken Blackpepper in the Noodle Bowl pun siap disantap. Resep ini sengaja saya bagikan juga di sini karena kebetulan bahan yang diperlukan hampir sama dengan kreasi sebelumnya. Selain itu anak-anak saya juga suka sekali menu ini. Kriuk-kriuk pedas gimana gitu katanya.

Sebenarnya banyak menu yang bisa kita kreasikan dari sebungkus Bakmi Mewah ini. Mau dibuat menu berkuah, digoreng atau ditumis pun bisa asal kita mau sedikit kreatif saja. Ditambah topping telur, sosis, nugget, udang, cumi atau bahkan keju sih okey aja. Dan pastinya akan tambah mewah persis menu-menu mahal di restoran mewah. Saya saja sudah coba membuat beberapa kreasi dari Bakmi Mewah ini lho! Contohnya seperti di bawah ini.



Bagaimana tampilannya, sudah seperti menu di restoran mewah kan? Untuk tahu resep dan cara membuatnya bisa diintip di Berkat Bakmi Mewah, Restoran Mewah Pindah Ke Rumah dan Omelette Bakmi Mewah ya!
Bagaimana teman-teman, kira-kira kreasi apa saja yang telah teman-teman buat dari Bakmi Mewah ini? Boleh dong kita saling berbagi resep hehehe.

NB : Postingan ini diikutsertakan dalam Kreasi Bakmi Mewah Bersama Emak-Emak Blogger